My 2nd Journey at east Java
Rute Sidoarjo-Mojokerto-Mojoangung-Jombang
+ Jum’at, 14.30 :: Start dari Mojokerto ::
Pagi hari sekitar jam 8.00 wib aku mendarat di Juanda, setelah kurang lebih sejam aku diudara bersama Lion Air. Rencananya hari ini aku mau pulang nengok ortu, sekalian liat kondisi bapak yang akhir-akhir ini sering kambuh sakitnya. Perjalanan ini start ba’da dhuhur. Mulai perjalanan ke kampung halaman (Jombang) dengan Supra Fit milik mbak ku. Maklum motor baru jadi sekalian biar km nya nambah. Awalnya agak rikuh soalnya biasanya bawa Risma 125 ku, eh sekarang dpt cc yang lebih kecil, dah gitu bodynya lebih ringan.
+ Jum’at,15.00 wib :: Lewat daerah lereng gunung Penanggungan ::
Daerah ini adalah daerah yang paling indah, karena sepanjang jalan kamu bakalan puas liat gunung yang mempunyai puncak hampir sempurna. Yup bener… saat itu aku lagi melintasi jalan yang berada di daerah kaki gunung Penanggungan. Sambil memacu laju motorku yang kadang mencapai 85km/jam aku sempetin liat pemandangan sekitar. Kalo seperti ini aku jadi ingat waktu STM dulu, ingat saat ekspedisi ke Penanggungan, dan sempat diwarnai kejadian2. Ada teman yang bawa bantal waktu ekspedisi, ada juga anggota yang sempat dehidrasi, tapi untunglah semuanya bisa selamat sampai di pos terakhir. Oke, balik lagi ke topik semula. Kali ini jalan yang aku lewati lumayan lurus-lurus aza, ga seperti waktu perjalanan ke Samarinda yang melewati jalan yang berkelok-kelok. Tapi meski lempeng-lempeng aja, aku tetep kudu zuper hati-hati, maklum saingannya truk pengangkut tebu, jadi kadang mencoba menghindar aja, daripada ketiban tebu, bukannya jadi manis tapi malah benjol
.
+ Jum’at, 15.15 wib :: Masuk Mojosari ::
Kurang lebih lima belas menit aku melewati jalan di lereng Penanggungan, akhirnya sampe juga di kota kecamatan Mojosari, saat melewati jalan kota kecepatan motor pun aku kurangi, sambil tetep waspada dan merhatiin rambu2 jalan biar ga nyasar.
+ Jum’at, 15.30 wib :: Mulai masuk mojokerto ::
Akhirnya sampe juga di Mojokerto, aku cuma bentar aja melintasi kota ini, soalnya kan jalan yang aku lalui ga harus melewati kotanya. Aku langsung aja ambil jalan yang ke arah terminal bus. Setelah melintasi terminal bus saatnya aku harus menempuh jalan besar (jalur bus dan mobil bermuatan berat), jalan ini adalah jalan propinsi yang banyak dilalui bus antar kota dan antar propinsi. Tapi sekarang jalannya dah lumayan lebar, jadi lebih banyak space untuk bikers. Sepanjang perjalanan aku tetep harus waspada, soalnya lawannya berat bo… Tiba di jalan by pass atau biasa disebut jalan by pass ke Surabaya lewat toll, disitu ada mobil tangki minyak yang keluar dari badan jalan, mobil itu blom diangkat dari parit. Kemungkinan kemaren mobilnya selip karena hujan jadinya terperosok ke parit di pinggir jalan, tapi untungnya tangki itu ga meledak, jadi ga ngeganggu jalan. Perjalanan masi lanjut, aku masi harus melewati kota kecamatan terakhir yaitu Mojoangung. Aku berharap beberapa saat lagi dah nyampe kampung halaman.
+ Jum’at, 16.00 wib :: Jombang… my beloved city… I’m home ::
Setelah kurang lebih setengah jam melalui Mojokerto - Mojoangung akhirnya sampai juga aku ke kota kelahiranku, rasanya seneng juga soalnya bisa sampai dengan selamat di kampung halaman. Setelah beberapa bulan aku ga pulang kampung ternyata sudah banyak perubahan di Jombang. Yang jelas kotanya semakin rame dan banyak tempat2 baru. Setelah melewati jalan utama aku langsung menuju rumah. Ortuku sempat kaget juga sech, soalnya anak perempuan yang bungsunya tau2 nongol sambil bawa motor sendiri lagi. Tapi yang jelas aku seneng banget bisa sowan ke ortu, dan Alhamdulillah bapak dalam kondisi yang lebih baik, meski harus kontrol rutin ke dokter.
Oke, akhirnya aku melakukan kegiatan seperti biasa dan menyiapkan kondisi untuk trip lanjutan esok harinya.