Archive for July, 2005

pacaran vs persaudaraan

Thursday, July 21st, 2005

Kata orang memang klo bekas pacar itu ada, karena pacar itu hanya seperti baterai ABC yang gampang soak dan harus diganti suatu saat, tapi kalo persahabatan itu akan tetap abadi, seperti baterai alkaline (ga ada matinya), apalagi dia adalah sahabat karib atau biasa kita nyebutnya sohib.

Tapi menurutku ada yang lebih abadi lagi dari kedua hal itu. Yang paling abadi dari keduanya adalah persaudaraan. Aku sampai saat ini blom bisa nyari sesuatu yang bisa ngalahin persaudaraan antara dua insan. Dan aku yakin akan kekuatan persaudaraan itu, karena aku ngalami ndiri.

Pernah aku coba dekat dengan seseorang dengan suatu perasaan lain (pada waktu masi sekolah dulu), aku sayang banget sama dia, hampir seluruh perhatianku ke dia, tapi dia malah menjauh dan menjauh, lalu aku coba tuk cari jalan agar selalu jadi orang yang akan menyayanginya dan hal itu hanya bisa aku curahkan jika aku tetep jadi orang yang sayang ke dia tanpa ada kata putus nantinya, jawaban dari semua itu adalah menjalin persaudaraan antara aku dan dia. Aku ga tau nyebutnya dia sebagai apa awalnya, yang jelas ga ada hubungan spesial antara aku dan dia, dan sampai saat ini hubungan ini masi tetap baik, karena persaudaraan ini masih terjalin erat.

Beberapa tahun setelah aku kerja, aku coba tuk menjalani hidup sendiri. Menikmati kebebasan yang ada tanpa ada yang mengusiknya. Tapi rasanya aku juga harus memikirkan masa depan, lalu aku coba tuk memasuki dunia pacaran. Awalnya memang begitu indah, sampai aku merasakan sendiri apa yang orang bilang tentang pacaran bahwa klo dua orang lagi dimabuk cinta dunia terasa milik berdua, yang lain hanya kos saja.

Tapi lama-lama aku merasakan duniaku berubah setelah aku coba tuk pacaran. Aku jadi jauh dari teman-teman dan sahabatku karena hampir semua perhatian tercurah sama kekasih tercinta, aku juga merasakan kebebasanku mulai ada yang membatasi. Rasanya aku kehilangan sesuatu yang berarti dalam hidupku. Memang ga bisa aku pungkiri ternyata aku memang orangnya ga bisa membagi dua kepentingan yang bertolak belakang untuk selalu jalan berdampingan. Aku terlalu terfokus dengan kekasihku sampai-sampai duniaku hampir berubah total.

Lalu aku putuskan untuk kembali ke duniaku semula, aku mencoba bebas dari belenggu ini, aku merasa kehilangan sesuatu hal yang membuatku bahagia selama ini dan telah terampas sejak aku berpacaran. Awalnya memang sulit, rasanya ga tega meninggalkan seseorang yang selama ini aku sayangi. Aku orangnya ga bisa begitu saja untuk berpindah ke lain hati. Harapanku jika nanti memang berjodoh, maka suatu saat aku bisa bertemu lagi dengan dia dan mencoba menjalin kembali hubungan yang indah.

Tapi rasanya hal itu dah gak mungkin lagi, semua tlah berubah. Dan yang lebih menyayat hati adalah kenyataan yang aku hadapi sekarang. Orang yang selama ini aku sayangi ternyata tidak pernah menyayangiku sedikitpun, dan hanya berpura-pura sayang didepanku, bukti nyata yang sekarang dihadapanku adalah begitu mudahnya dia berpindah ke lain hati yang nyata-nyata dia teman kami.

Oh dunia… semua ini mungkin telah ditakdirkan, dan mungkin Allah punya rencana yang lebih indah dari yang kemarin. Biarkan semua berlalu, anggap saja masa lalu itu adalah satu kesalahan yang ga perlu terulang lagi. Sekarang aku mencoba tegar dalam menghadapi semua ini, meski dalam hati rasanya aku sedang menelan pil pahit. Rasanya dalem banget menyayat hati kalo ingat semuanya.

Kehidupanku yang sekarang ini mungkin blom bisa dibilang normal, semuanya jadi makin ga terarah. Mungkin keceriaanku yang dulu, bawelku yang dulu, tertawaku yang dulu ga akan pernah bisa aku raih kembali. Aku sekarang lebih banyak memilih diam, memendam rasa sakit yang dalam di dasar lubuk hatiku. Kadang air mata tak kuasa aku tahan. Memang berat memikul beban ini sendiri, memikul rasa sakit ini. Perlu kekuatan untuk memulihkan semua rasa sakit ini. Sekarang aku hanya bisa berharap yang terbaik saja.

Aku coba tuk selalu sayang dengan semua orang, mencoba menjalin banyak persaudaraan dalam hidupku. Menikmati hidup dengan segala kewajaran, dan mencoba untuk bisa merasakan sakit yang sedang dialami orang lain.

Aku mencoba belajar dari setiap pengalamanku. Beruntunglah aku yang telah menemukan sesosok kakak yang sayang dan sudah menganggap aku seperti adik nya ndiri. Sekarang aku hanya ingin menyayanginya apapun yang akan terjadi, aku ga ingin jauh dan jauh lagi dengannya, aku ingin tuk selalu bisa menyayanginya dan aku ingin jadi yang terbaik untuk orang-orang yang menyayangi aku. Aku ga ingin terikat dengan seseorang dulu. Biarkan aku menjalani kebebasanku ini.

Terima kasih untuk semua kakak-kakak ku yang telah memberikan saran dan pelajaran berarti buat aku. Tanpa kalian semua, aku ga akan bisa tegar untuk hidup dirantau. Pelajaran hidup yang telah engkau ajarkan akan selalu tersimpan dalam hati dan akan aku jadikan pedoman hidup. Spesial untuk mas yang paling dekat, aku akan jadi adikmu yang ga pengen ngecewain mas, karena hanya mas lah yang telah menumbuhkan kembali keceriaan dan semangatku untuk kembali tegar dalam menjalani hidup ini.

Every thing I do, I do it for you…

Persaudaaran itu kekal…Persahabatan itu indah

Salam sayang buat orang-orang yang menjunjung tinggi persaudaraan dan persahabatan.

pEngAlamaN nYanG biKin CaPe’

Thursday, July 21st, 2005

= Aslinya ini cerita beberapa bulan yang lalu dan lupa diposting =

Pagi ini gw ngalamin satu pengalaman seru yang bener-bener…here the story

+ 14 Mei 2005 jam 6:30 wita, dari Benakutai Hotel menuju ke Samarinda
Pagi2 gw dah dijemput sama mas di Hotel Benakutai untuk ikut ke Samarinda. Awalnya sech ga boleh soalnya itu sdh aturan baku dari mas, kalo mas ada kerjaan diluar kota gw ga boleh ikut, karena biasanya semuanya cowok. Bagus juga sich maksud mas, intinya dia pengen ngejaga gw sebagai seorang wanita, apalagi gw pake kerudung. Tapi karena kali ini gw juga ada kerjaan di Samarinda and gw lagi ga pengen di Balikpapan karena ada sedikit masalah so gw di-ijin-in nebeng sama mas, kan lumayan gratis meski perjalanan ini ga gw masukin dalam perjalanan dinas. Selama perjalanan mas nonton dvd di notebook-gw yang dia bawa, sedangkan gw asik ngedengerin lagu yang lagi diputer di tape mobil.

+ Jam 7:30 wita, singgah ke Kuala Semboja.
Karena ada sedikit kerjaan yang juga harus dicek sama mas, jadi kita singgah bentar di Kuala Semboja. Rencananya mau naik ke site ke Kuala Semboja yang jaraknya kira2 500 meter aja dari jalan raya, tapi ternyata medan yang ditempuh lumayan menantang… Waktu gw nulis ini posisi gw lagi berada diatas mobil yang sedang terperosok. Baru kali ini gw ngerasa tegang banget, gw ga bayangin kalo mobilnya nanti terperosok ke bawah, padahal disisi kanan mobil ini tinggal semak dan langsung lereng bukit. Skarang smuanya lagi berusaha mencari solusi biar mobilnya bisa jalan lagi. Trus gw putusin tuk turun aja dari mobil, soalnya ngeri juga. Kan gw blom nikah…hehe…lho apa hubungannya yach nikah sama mobil terperosok??? Akhirnya mas mutusin manggil beberapa orang untuk bantu ngangkat mobil yang terperosok. Semua cara dicoba, sampe mau di dongkrak segala. Lumayan lama sich tuk keluar dari masalah ini. Tapi gw salut sama orang2 yang dengan sabar berusaha ngangkat mobil dari lumpur. Baru kali itu gw ngerasa bahagia banget. Rasanya suasana seperti inilah yang gw harapkan selama ini. Thanks to my brother, pokoknya gw ga bisa gambarin suasana hari itu. Gw bisa tertawa lepas bersama mreka, dan satu hal yang nambahin kebahagiaan gw saat itu, gw ngelihat mas gw bahagia, gw ngerasa inilah dunia mas sebenarnya yang sering dia ceritakan ke gw. Wajar saja kalo mas pernah cerita, kalo dia sudah asik dengan dunianya dia bakalan lupa segalanya, menurut gw sah-sah aja sech soalnya kadang gw juga ga suka diganggu jika lagi asik sama dunia gw. Akhirnya setelah beberapa lama (kira-kira sejam), mobil akhirnya bisa lolos dari lumpur. Karena sdh ga mungkin lagi mobilnya naik, jadi diputuskan tuk putar balik karena mending jalan kaki aja lebih aman. Sebelum meninggalkan Kuala Semboja kita mampir dulu ke kedai, cari minum dan sarapan soalnya waktu berangkat pada belum sarapan.

+ Jam 9:30 wita, dari Kuala Semboja berlanjut ke Samarinda
Perjalanan akhirnya dilanjutkan. Kali ini kami langsung menuju ke kota Samarinda tepatnya di Sempaja. Kami sampai sekitar jam 10:30 an, dan langsung ke lokasi pengecoran. Waktu menunjukkan jam 11:00 siang, gw ngeliat para tukang dan kuli pengecoran sedang berusaha keras mengerjakan semua kerjaan demi ngejar terget. Salut buat para kuli dech… sempat terlintas dalam pikiran gw, kasihan juga yach mreka, soalnya kerjanya di lapangan dan gitu kondisi sangat terik banget. Akhirnya waktu istirahat tiba, para kuli pun mulai istirahat dengan makan makanan seadanya. Sedang gw pergi ke fast food bersama mandor-mandor dan mas gw tentunya. Waktu itu gw sempatin juga untuk cek dulu di gedung grapari baru. Setelah makan siang, gw mampir di kantor grapari. Disitu kesempatan mas untuk update semua data-data. Gw ndiri juga lagi handle komplain-komplain dari teman-teman seperti biasa.

+ Jam 13:30 wita, kantor mulai sepi.
Maklum, hari ini kan hari sabtu jadi kantor pelayanan cuma setengah hari. Gw liat mas masi sibuk dengan update datanya, gw ga berani ganggu soalnya takut ntar kena damprat. Tadi aja waktu gw ajak ngobrol, dianya kagak nyambung alias lagi konsen banget sama kerjaannya (emang enak dicuekin). Gak terasa hari dah semakin sore, mas keliatannya dah kelar dengan kerjaan up-date nya. Kami istirahat di ruang pelayanan sambil liat film di HBO, dan sesekali gw liat mas serius menerima telepon dari vendor-vendor dan ga ketinggalan dari boss nya mas.

+ Jam 16:00 wita, main bilyard
Sudah jadi tradisi di Grapari Samarinda, klo kantor dah tutup kita mulai buka meja bilyard mini. Seru juga ngeliat teman-teman bermain bilyard mini. Akhirnya dah agak sorean, gw pengen nyoba juga. Eh, ternyata mas mau juga gw ajak tanding nyodok. Yach meski ga jago-jago amat, minimal gw bisa break gitu lho. Lama juga gw main bilyard mini sama mas, sampe ga terasa sudah jam delapan malam, so kita putusin tuk rehat. Ga lama kemudian mas kelihatannya lagi terima telp dari seseorang, dan ternyata vendor yang tadi pagi bareng kita. Sekitar 15 menit, mobil dah nyampe di depan kantor, kemudian kita bertiga meluncur kembali ke lokasi pengecoran. Ternyata dah selesai proses pengecorannya, padahal tadi siang masi berupa tanah yang becek. Waktu itu gw sempat ngobrol sama mas, kasihan yach tukang-tukang ini, mreka kerja dari siang sampai malam tapi dapat upah hanya sedikit, sedang kita yang kerjanya cuma tunjuk sana tunjuk sini sedikit-sedikit minta kenaikan gaji karena selalu merasa ga puas dengan gaji yang telah kita terima sekarang. Waktu itu mas gw ga berkomentar apa-apa, karena mungkin pertanyaanku terlalu menohok, jadi mas gw langsung ngacir aja tanpa ada komentar.

+ Jam 21:30, cari makan.
Ga terasa dah malam banget, kita akhirnya mutusin cari makan malam di warung sea food. Sekitar satu jam kita makan, dan melanjutkan perjalanan balik ke Balikpapan. Perjalanan malam itu memang melelahkan. Sekitar dua jam lebih perjalanan harus ditempuh dari Samarinda ke Balikpapan. Dan akhirnya sekitar jam 1:30 dini hari aku nyampe di kos, mas nganter aku sampe depan kos. So, itulah perjalanan yang melelahkan banget, tapi menyenangkan dan banyak pelajaran yang bisa aku ambil saat itu.

Thank’s banget buat mas yang sudah memberikan kesempatan ke gw untuk berpetualang. Gw ingin ngerasain lagi kebebasan seperti itu bersama orang-orang.

Cinta Sejati

Friday, July 15th, 2005

Ketika cinta itu tulus………….
Meskipun kalah , kita tetap menang hanya karena kita berbahagia dapat mencintai seseorang lebih dari kita mencintai diri kita sendiri .Akan tetapi bila tiba saatnya …….. di mana kita harus menhenti mencintai seseorang, bukan karena dia telah menyakiti kita ,melainkan karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih bahagia apabila kita melepaskannya ……

Lebih baik menunggu orang yang kita inginkan , daripada berjalan dengan orang yang tersedia tetapi tidak saling mengasihi, lebih baik menunggu orang yang kita cintai dari pada dengan orang yang ada di sekeliling kita tetapi tidak saling mencintai .

Karena hidup ini terlalu singkat untuk di buang hanya dengan seseorang . Kadang kala orang yang sangat kita cintai adalah orang yang paling special di hati kita ……. dan kadang kala seseorang yang membawa kita ke dalam pelukannya sendiri dan menangis karenanya adalah cinta yang tak kita sadari .

Rasa sayang terhadap seseorang ………. itu bukan cinta !!
Rasa sayang cepat berubah , hari ini bilang selamanya tapi besok sampai di sini saja .
Cinta bukan perasaan tapi cinta adalah pengorbanan untuk kebahagian orang lain .
Ingatlah ini ………
Cinta itu tidak harus memiliki !!
Jika orang yang kita inginkan tidak kita dapatkan ……. tetaplah mencintai dirinya ,karena itulah…….
” CINTA SEJATI ”

Terible Days…….

Wednesday, July 6th, 2005

Ga tau nech beberapa hari ini bawaannya kacaw banget… lagi teringat sama masa lalu padahal kondisi lagi capek banget…
cuma pengen nulis itu aja dech, abis masi ga bisa konsen buat nulis yang lebih panjang.
Yang jelas matur suwun buat Yuyun (my best prend, sebagian hidupku ada di dirimu prend)

Kalo ada yang bisa bantu aku,
aku cuma mau tanya “Gimana caranya nyembuhin sakit hati???”
Thank’s b4…

-=cupl@=-