Mas Ganteng kok berubah ya???
Adek… begitulah sapaan sayang dari seorang Mas Ganteng buat adeknya tersayang, yang manja, yang bandel, yang kadang cuek dan yang suka memuji dirinya ndiri dengan embel2 maniezt (abis selama ini ga ada yang muji klo dia maniezt…jadi daripada nungguin pujian dari orang lain yang ga jelas mending dia puji dirinya ndiri). Hari itu ada sesuatu yang aneh telah terjadi antara mreka berdua. Seseorang yang selama ini adek sayangi mulai menjauh dan menjauh. Rasanya adek sekarang sendiri lagi seperti beberapa bulan sebelum mas Ganteng datang. Sekitar seminggu ini adek merasa kesepian. Perhatian yang dulu sering adek rasakan dari Mas Ganteng skarang rasanya garink. Bahkan mas Ganteng mulai menutup diri. Dia jarang banget curhat ke adek, jarang bercandaan seperti dulu.
Don’t know why… yang jelas adek masi menyimpan berjuta tanya ke masnya. Sekarang perhatian mas Ganteng mulai jarang, bahkan sms dan telp dari adek pun ga pernah dihiraukan. Saat ada waktu berdua mas Ganteng selalu menjauh. Padahal waktu itu dirasa tepat untuk saling bertanya dan berbagi cerita.Adek ga tau harus bagaimana, sejuta cara sudah dilakukan, tapi tetep mas Ganteng ga mau terbuka. Sampai suatu saat adek bertanya dalam hati sambil merenung, kira2 salah dan dosa apa yang telah adek lakukan sampai2 mas Ganteng ga mau lagi ngomong sama adek, selalu menghindari adek, selalu diam dengan sikap dinginnya.
Takut… mungkin hal itu yang lebih tepat digunakan untuk menggambarkan suasana hati adek sekarang ini. Apa emang ada salah yang tidak termaafkan di dunia ini??? Buat mas Gantengnya adek… saat ini adekmu lagi butuh perhatianmu, lagi menyimpan berjuta tanya yang ingin ditanyakan kepada mas Gantengnya. Jika mungkin ada hal yang tidak termaafkan tolong sampaikan hal itu pada adekmu. Jangan menutup diri seperti itu. Kepada mas Ganteng… kasih dan sayang adek itu ga akan pernah terhapus dari dalam hatinya, meski kau diam dengan sejuta kata, tapi adek maniezt mu akan tetap berusaha sayang dan tetap akan mencari tahu tentang kesalahan apa yang telah dia perbuat.
I want to dedicate this story for my luvly brother. Please forgive all my false.